Urusan “Dalam Negeri” Konoha

Seorang jurnalis internasional datang ke Gedung Hokage untuk mewawancarai juru bicara pemerintah terkait keluhan masyarakat tentang mahalnya harga ramen dan tingginya biaya hidup.

Jurnalis: “Pak, belakangan ini rakyat Konoha banyak yang mengeluh. Lapangan kerja susah, harga kebutuhan pokok naik, tapi kenapa anggaran untuk pembangunan patung wajah Hokage di tebing malah ditambah?”

Pejabat: (Tersenyum bijak) “Anda ini tidak paham seni makroekonomi Konoha. Pembangunan patung itu justru membuka lapangan kerja bagi para pengguna Doton (elemen tanah). Lagipula, itu untuk menjaga wibawa desa!”

Jurnalis: “Tapi pak, masyarakat juga protes karena posisi-posisi strategis di birokrasi Konoha sekarang banyak diisi oleh anak, menantu, dan keponakan dari para elit klan besar. Apakah ini bukan nepotisme?”

Pejabat: (Sambil membenarkan posisi ikat kepalanya) “Tolong bahasanya dijaga. Di Konoha tidak ada nepotisme. Yang ada adalah ‘Tekad Api’ (Will of Fire) yang diwariskan secara turun-temurun secara genetik. Kebetulan saja, bakat memimpin itu hanya mengalir di darah klan tertentu. Itu takdir, bukan koneksi!”

Jurnalis: (Mulai kesal) “Lalu bagaimana dengan kasus korupsi dana bantuan sosial gulungan scroll medis kemarin? Kenapa pelakunya cuma dihukum ringan?”

Pejabat: “Ah, itu karena kami menjunjung tinggi kemanusiaan. Kami menggunakan metode Talk no Jutsu. Pelakunya sudah kami ceramahi sampai menangis dan menyesal. Lagipula, dia itu dulunya pahlawan perang, jadi harus dimaklumi.”

Jurnalis: (Gedeg-gedeg kepala) “Luar biasa… Kalau semua masalah diselesaikan dengan cara begitu, lalu apa fungsi Anbu (pasukan khusus/intelijen) yang anggarannya sangat besar itu?”

Pejabat: “Oh, kalau Anbu tugasnya sangat krusial, Mister.”

Jurnalis: “Untuk menangkap penyusup dan pelindung desa?”

Pejabat: “Bukan. Tugas utama Anbu sekarang adalah patroli digital. Menangkap warga lokal yang suka bikin meme kritikan di Twitter (X) dan TikTok, lalu menjemput mereka pakai Shunshin no Jutsu (teknik teleportasi) jam 2 pagi.”

Tips Aman: Jika Anda membaca teks ini di tempat umum, pastikan tidak ada orang bertopeng hewan yang sedang mengawasi Anda dari atas pohon. Tetap tenang dan pura-pura main Mobile Legends.